Didukung Anggota Komisi X DPR RI dan Sekretaris Ditjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, VeritasLab Tim BTC Naik Kelas Tembus Finalis LIDM 2026
FasilkomNews — Inovasi pendidikan berbasis teknologi terus membuka peluang bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi atas tantangan pembelajaran. Salah satunya ditunjukkan oleh Tim BTC Naik Kelas dari Universitas Jember (UNEJ) melalui VeritasLab, laboratorium investigasi virtual berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi tiga dimensi (3D) yang berhasil menjadi finalis Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2026 pada divisi Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDP).

VeritasLab dikembangkan sebagai gagasan untuk memperkaya pengalaman belajar investigasi melalui teknologi digital. Inovasi ini menggabungkan lingkungan simulasi 3D dan dukungan AI dalam sebuah platform pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman investigasi secara virtual. Pengembangannya berangkat dari upaya menghadirkan media belajar yang tidak hanya menyajikan materi, tetapi juga memungkinkan mahasiswa mengeksplorasi proses penyelesaian kasus melalui skenario yang dirancang untuk kebutuhan pendidikan.
Capaian sebagai finalis LIDM 2026 menjadi bagian dari perjalanan Tim BTC Naik Kelas dalam membawa gagasan tersebut ke tingkat nasional. Selain melalui pengembangan teknologi, perjalanan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang memiliki perhatian pada pendidikan, riset, dan pengembangan inovasi.
Dukungan tersebut datang dari Muhamad Nur Purnamasidi, S.Sos., M.Si., Anggota Komisi X DPR RI, serta Prof. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt., Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI).
Keterlibatan dukungan dari kedua pihak tersebut menjadi bagian dari perjalanan tim dalam mengembangkan VeritasLab. Bagi tim, pengembangan inovasi pendidikan berbasis teknologi memerlukan proses berkelanjutan, mulai dari pematangan gagasan hingga penyempurnaan rancangan agar dapat menjawab kebutuhan pembelajaran secara relevan. Bentuk dan cakupan dukungan yang diberikan tetap perlu dipahami sesuai dengan dukungan yang benar-benar disampaikan oleh masing-masing pihak.
Secara konsep, VeritasLab menghadirkan beberapa komponen utama, mulai dari simulasi investigasi dalam lingkungan 3D, pemetaan hubungan informasi dan bukti melalui Investigation Map, hingga eksplorasi pola kriminalitas berdasarkan data yang tersedia melalui fitur Predictive Crime Intelligence. Platform ini juga dirancang untuk mendukung dosen dalam menyusun skenario dan mengevaluasi proses pembelajaran. Seluruh komponen tersebut dikembangkan dengan menempatkan kebutuhan pendidikan sebagai landasan pemanfaatan teknologi.
Tim BTC Naik Kelas diketuai oleh Fabyan Yastika Permana, bersama Allyya Novita Risqiyanti, Talitha Puspitasari, dan Najma Nabila Cahyono, di bawah bimbingan Dr. Brian Rizqi Paradisiaca Danoto, S.Kom., M.Kom. Kolaborasi lintas bidang dalam tim menjadi bagian dari proses perumusan VeritasLab sebagai inovasi yang memadukan perspektif teknologi digital dan kebutuhan pembelajaran investigasi.
Keberhasilan melaju sebagai finalis LIDM 2026 menjadi langkah penting bagi Tim BTC Naik Kelas untuk terus mematangkan VeritasLab. Tim berharap inovasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga berpotensi menjadi salah satu alternatif media pembelajaran digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan.
Post a comment