GPMFasilkom1

Ketua GPM FASILKOM UNEJ Tekankan Pembelajaran Berbasis Pemahaman dan Riset Berkelanjutan

FasilkomNews, – Minggu (01/02/2026), Muhammad ’Ariful Furqon, S.Pd., M.Kom selaku Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember menyampaikan bahwa kunci pembelajaran yang efektif terletak pada kejelasan tujuan belajar, keterkaitan materi dengan studi kasus, serta kombinasi antara penjelasan konsep dan praktik. Menurutnya, mahasiswa perlu tahu mengapa suatu materi itu penting, bukan hanya apa saja isinya. Beliau menekankan bahwa fokus pembelajaran seharusnya pada pemahaman mahasiswa, bukan sekadar hasil akhir.

Dalam proses belajar mengajar, metode project-based learning dan studi kasus dinilai lebih efektif. Mahasiswa menjadi lebih aktif ketika diminta menyelesaikan masalah nyata, berdiskusi, dan mempresentasikan hasilnya, dibandingkan hanya mendengarkan materi dari dosen.

Beliau juga menyampaikan bahwa tantangan utama dalam pengajaran adalah perbedaan kemampuan dan motivasi mahasiswa. Untuk mengatasinya, materi diberikan secara bertingkat dari dasar hingga lanjutan serta diterapkan tugas kolaboratif dalam bentuk kerja kelompok. Meski begitu, beberapa komponen penilaian tetap dilakukan secara individu.

Di bidang riset, Beliau menekankan pentingnya konsistensi topik riset, kolaborasi aktif, serta integrasi riset dengan bimbingan skripsi mahasiswa. Riset tidak bisa berdiri sendiri, tetapi diturunkan menjadi topik skripsi agar ada kesinambungan output.

Terkait penilaian kinerja riset, Beliau menyebut bahwa jumlah dan kualitas publikasi terindeks, sitasi, serta kolaborasi nasional dan internasional menjadi faktor penting.

Menutup pernyataannya, Beliau berpesan agar dosen dan mahasiswa membangun kebiasaan membaca paper, menulis, dan berdiskusi ilmiah secara rutin. Riset bukan kegiatan musiman, melainkan proses jangka panjang yang membutuhkan disiplin, kolaborasi, dan ketekunan.

Category:Berita