IMG_7875 copy

Expo Pengembangan Perangkat Lunak untuk Agroindustri Modern (Kuliah Pakar dan Evaluasi Project)

Fasilkomnews – Era transformasi digital terus melahirkan inovasi mutakhir dari tangan-tangan kreatif inovator muda. Mengusung tema “Expo Pengembangan Perangkat Lunak Untuk Agroindustri Modern pada tanggal 24-25 Juni di Ruang Kelas B1-B2 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember.

Acara tahunan ini menjadi panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan ratusan produk perangkat lunak (software) inovatif yang siap menjawab berbagai tantangan di masyarakat, dan juga merupakan project mata kuliah semester empat.

Dari Aplikasi Internet of Things (IoT) Hingga Kecerdasan Buatan (AI)

Tahun ini, expo berfokus pada penyelesaian masalah nyata (real-world problems). Sebanyak 24 tim dari Prodi Sistem Informasi dan 24 tim dari Prodi Teknologi Informasi memamerkan karya terbaik mereka yang terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari Mobile Apps, Web Platform, Internet of Things (IoT), hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).

Salah satu produk yang mencuri perhatian pengunjung adalah “SIMBRO”, sebuah aplikasi sistem informasi customer service berbasis web dengan fitur AI Asistant untuk layanan informasi dan edukasi peternakan. Selain itu, ada juga sistem “SELADAKU”, sistem informasi manajemen penjualan produk hortikultura berbasis website yang merupakan digitalisasi penjualan hortikultura untuk pengelolaan yang lebih efisien dan terintergrasi.

“Tujuan utama dari expo ini bukan sekadar project mata kuliah, melainkan jembatan untuk melatih growth mindset dan kemampuan problem solving mahasiswa. Kami ingin karya mereka memiliki nilai guna dan siap dilirik oleh industri,” ujar Dekan Fasilkom Prof.Drs.Antonoius Cahya Prihandoko, M.App.Sc.,Ph.D. Selain pameran produk, acara menghadirkan praktisi ahli yang membahas tren Pengembangan Perangkat Lunak 2026.

Harapan ke Depan

Melalui gelaran Expo Pengembangan Perangkat Lunak untuk Agroindustri Modern, diharapkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri teknologi dapat semakin erat. Produk-produk yang dipamerkan diharapkan tidak berhenti sebagai prototype, melainkan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk komersial yang berdampak luas bagi perekonomian digital Indonesia.

Post a comment

You must be logged in to post a comment.