Tim BTC Pecah Telur dari Fasilkom Raih Medali Perak untuk UNEJ Pertama Kalinya di ajang GEMASTIK 18 Tahun 2025
FasilkomNews, – (Kamis, 30/10/2025), Tim BTC Pecah Telur dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember berhasil meraih Medali Perak atau Juara 2 pada ajang Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) ke-18 untuk Divisi 4 UX Design. Tim ini beranggotakan Rizki Dwi Putra dari program studi Informatika angkatan 2021 sebagai ketua, serta dua anggota yaitu Irfan Muhammad Zein dari Teknologi Informasi angkatan 2022 dan Neifa Ulil Layli dari Sistem Informasi angkatan 2022 dengan dibimbing oleh Bapak Fahrobby Adnan, S.Kom., M.MSI.
Nama “BTC Pecah Telur” dipilih dengan dua makna. “BTC” diambil dari nama komunitas UX yang ingin mereka bentuk, yaitu Bintang Timur Community, yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa Fasilkom UNEJ terhadap bidang UX Design. Melalui komunitas ini, mereka berharap mahasiswa dapat aktif berpartisipasi dalam kegiatan seperti lomba atau magang untuk mengasah keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Sementara itu, istilah “Pecah Telur” mencerminkan harapan tim untuk meraih kemenangan pertama bagi Universitas Jember di ajang GEMASTIK, yang akhirnya berhasil mereka wujudkan tahun ini.
Ketua tim, Rizki Dwi Putra, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengikuti GEMASTIK sejak tahun 2022. Ia menuturkan bahwa kompetisi ini sangat ketat, terutama di Divisi UX Design yang setiap tahun memiliki pendaftar terbanyak, mencapai lebih dari 400 tim dari seluruh Indonesia.
Dalam GEMASTIK 18, tim BTC Pecah Telur mengusung inovasi berupa Platform Game Edukasi Interaktif Berbasis Movement dan Gesture Detection dengan Memanfaatkan Teknologi Augmented Reality dan Computer Vision. Produk ini dirancang untuk membantu mengembangkan keterampilan holistik anak berkebutuhan khusus, mencakup aspek kognitif, motorik, akademik, dan sosio-emosional. Sasaran utamanya adalah anak dengan ADHD, Autism Spectrum Disorder (ASD), Down Syndrome (DS), Development Coordination Disorder (DCD), dan Cerebral Palsy (CP).
Rizki menyebut tantangan terbesar selama perlombaan adalah menyamakan persepsi antar anggota tim, baik dalam hal teknis maupun alur pengembangan produk. Mereka mengatasinya dengan melakukan brainstorming dan diskusi berulang agar setiap anggota dapat saling memahami dan menutupi kekurangan satu sama lain.
Saat diumumkan sebagai pemenang, Rizki mengaku perasaan timnya sulit digambarkan. “Tentunya tidak bisa dideskripsikan lagi, mengingat ini merupakan peroleh medali pertama kalinya bagi Universitas Jember pada ajang GEMASTIK,” ujarnya.
Tim Support BTC Pecah Telur:
1. Syahrial Rafky 232410102083 (Teknologi Informasi)
2. Ahimsa Jenar Bramsaifstyo Kusuma 232410101090 (Sistem Informasi)
3. Divo Tahta Imannulloh 222410101083 (Sistem Informasi)
4. Fatimatuz Zahra 222410101035 (Sistem Informasi)
5. Eva Oktaviana 222410101015 (Sistem Informasi)
6. Muh Damar Candra Wibawa 242410101039 (Sistem Informasi)
7. Genta Wahyu Firdani 232410103049 (Informatika)
8. Ahmad Danar Purwonugroho 232410103096 (Informatika)
9. Nathaniel Satria Darmatama 242410101012 (Sistem Informasi)
FasilkomPrestasi IT Fest 2025
Hello Creative Fellas 👋
Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa FASILKOM UNEJ!
Tim Dar Der Dor berhasil meraih Juara 2 pada PEKAN IT 2025 dan Juara 3 pada Pitch Deck Competition.
FASILKOM UNEJ
©2025

Fasilkom Prestasi Pekan IT 2025
Hello Creative Fellas 👋
Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa FASILKOM UNEJ!
Tim Dar Der Dor berhasil meraih Juara 2 pada PEKAN IT 2025 dan Juara 3 pada Pitch Deck Competition.
FASILKOM UNEJ
©2025

Buku Pedoman Evaluasi Organisasi Kemahasiswaan Fasilkom Dapat Apresiasi dari Asesor
FasilkomNews, – Jum’at (01/08/25), Dalam rangkaian asesmen lapangan yang dilakukan beberapa minggu sebelumnya, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember turut menampilkan buku Pedoman Evaluasi Organisasi Kemahasiswaan Fasilkom sebagai salah satu bukti nyata upaya peningkatan kualitas tata kelola organisasi mahasiswa.
Buku tersebut berisi tentang urgensi evaluasi dalam menjalankan tata kelola organisasi mahasiswa yang baik. Juga berisi tentang bagaimana desain konsep evaluasi disusun, sumber referensi, rambu-rambu, indikator hingga implementasi di lapangan yang disesuaikan khusus untuk tata kelola organisasi mahasiswa di Fasilkom.
Tujuan utama dari buku ini adalah membentuk tata kelola organisasi mahasiswa di Fasilkom yang lebih baik serta memastikan seluruh aktivitas Ormawa dan UKM di Fasilkom berkontribusi terhadap kemajuan Fasilkom.
“Alhamdulillah, tanggapan asesor sangat positif. Pada 3 kali kesempatan assessment (tahun 2024 PSTI, PSIF dan PSSI yang secara berurutan minggu lalu) semua asesor memberikan impresi yang sangat positif atas inovasi strategi dan kebijakan ini. Terlebih di lingkungan UNEJ belum ada yang mengembangkan, bahkan di luar UNEJ pun masih sangat jarang ditemukan strategi kebijakan seperti ini. Keunikan ini juga yang akhirnya membuat salah satu asesor pada assessment lapang PSSI kemarin secara khusus meminta izin kepada saya untuk membawa dokumen/buku pedoman evaluasi ORMAWA dan UKM Fasilkom terbitan tahun 2025, tujuannya untuk diimplementasikan di kampus beliau dan saya menyambut baik dan bahagia hal tersebut. Alhamdulillah hal yang kita kerjakan di Fasilkom bisa bermanfaat dan mendapat apresiasi dari asesor yang notabene memiliki kapasitas pengetahuan tata kelola organisasi yang pastinya lebih baik.” Jelas Pak Robby, selaku Wakil Dekan III Fasilkom UNEJ.
Harapan Pak Robby atas asesmen lapangan yang telah dilakukan, adalah ingin semua prodi di Fasilkom memiliki akreditasi yang unggul atau terus ke arah yang lebih baik. Dan dalam kapasitas Pak Robby sebagai wakil pimpinan yang bertanggung jawab dalam ranah kemahasiswaan dan alumni, Pak Robby ingin memastikan kontribusi pada bidang ini mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan Fasilkom, khususnya dalam akreditasi setiap prodi di Fasilkom.
Asesmen Lapangan Prodi Sistem Informasi : Menjaga Mutu Menuju Akreditasi Unggul
FasilkomNews, – Jum’at (01/08/2025), Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember tengah melaksanakan kegiatan asesmen lapangan sebagai bagian dari proses pembaruan akreditasi. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting untuk menunjukkan kualitas program studi yang telah dibangun dan dikembangkan selama ini.

Ibu Oktalia Juwita, S.Kom., M.MT., selaku Koordinator Program Studi Sistem Informasi, menjelaskan bahwa asesmen ini dilakukan karena masa berlaku akreditasi sebelumnya akan habis pada Maret 2026. “Sesuai ketentuan, kami ingin memproses akreditasi baru secepat mungkin agar tidak menunggu sampai mendekati masa berakhir. Lebih cepat lebih baik,” ujar Bu Oktalia.
Tim asesor yang hadir dalam kegiatan ini adalah Dr. Alwis Nazir, M.Kom. dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Dr. Ririn Dwi Agustin, S.T., M.T. dari Universitas Pasundan. Kedua asesor ini bertugas melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap dokumen akreditasi serta kondisi di lapangan.
Selama asesmen berlangsung, para asesor memverifikasi dokumen yang telah disubmit melalui sistem SALAM Infokom. Proses ini meliputi pengecekan terhadap kesesuaian data dalam LED maupun LKPS dengan kenyataan yang ada di lingkungan prodi. Selain itu, asesor juga meninjau langsung berbagai fasilitas, seperti ruang-ruang dan gedung.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama alumni, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang proses pendidikan, pelayanan akademik, serta hubungan dengan stakeholder. Di akhir rangkaian, kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi akhir dan tanggapan dari asesor.

Bu Oktalia menambahkan bahwa persiapan asesmen ini sudah dilakukan sejak lebih dari satu tahun sebelumnya. “Kami dan tim dari fakultas telah mempersiapkan seluruh dokumen dan laporan dengan teliti. Prosesnya panjang dan semuanya dilakukan dengan penuh tanggung jawab”.
Dalam menghadapi asesmen ini, dukungan dari berbagai pihak sangat penting. Fakultas dan prodi bekerja sama dalam penyusunan dokumen didampingi oleh tim dari LPMPP, menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan, serta memastikan seluruh aspek teknis dan logistik berjalan lancar.
Di akhir sesi, Bu Oktalia menyampaikan harapan besarnya. “Kami berharap asesmen ini bisa membawa Prodi Sistem Informasi meraih hasil akreditasi yang unggul,” tutupnya.
Asesmen Lapangan Prodi Informatika : Langkah Menuju Akreditasi Unggul
FasilkomNews, – Jum’at (25/07/2025), Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Jember baru saja melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Informatika. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika untuk menunjukkan capaian dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Fasilkom.
Dalam menyambut asesmen ini, Fasilkom dan Prodi Informatika telah membentuk tim khusus yang bertugas mempersiapkan dokumen kegiatan Asesmen Lapangan, menyediakan fasilitas pendukung, serta memastikan kebutuhan logistik seperti konsumsi selama kegiatan berlangsung terpenuhi dengan baik.

Ibu Qurrota A’yuni Ar Ruhimat, S.Pd., M.Sc., yang kerap disapa Bu Yuyun, selaku koordinator lapangan pada kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi, menyampaikan bahwa tujuan utama dari Asesmen Lapangan ini merupakan salah satu tahapan dalam proses akreditasi yang bertujuan untuk melakukan verifikasi dan validasi data. “Kami berharap asesmen ini bisa membawa Prodi Informatika menuju predikat unggul. Apa yang kami tuliskan dalam dokumen akreditasi seperti LED dan LKPS perlu dikonfirmasi langsung oleh asesor melalui asesmen lapangan,” ujarnya.
Tim asesor yang hadir dalam kegiatan ini adalah Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom. dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan Dr.Eng. Steven Ray Sentinuwo, S.T., M.TI. dari Universitas Sam Ratulangi, Manado. Keduanya bertugas menilai kesesuaian antara dokumen akreditasi dan kondisi di lapangan.

Kegiatan asesmen berlangsung dalam beberapa tahapan, dimulai dari sesi penyambutan (welcoming session), dilanjutkan dengan verifikasi dokumen untuk memastikan kesesuaian data yang disampaikan. Selain itu, asesor juga melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas prodi, seperti ruang kelas, laboratorium, dan gedung-gedung pendukung. Pada hari berikutnya, asesmen dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama para alumni, mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan. Kegiatan ditutup dengan sesi wrap up dan refleksi bersama kedua asesor.
“Jika masih ada hal yang belum tertangkap atau terpotret selama asesmen, kami juga memiliki opsi untuk mengajukan banding,” tambah Bu Yuyun, sapaan akrab beliau.
Di akhir sesi, Bu Yuyun menyampaikan harapannya kepada seluruh civitas akademika. “Kami sangat berharap doa dan dukungan dari semuanya agar hasil asesmen ini membawa Prodi Informatika meraih akreditasi unggul,” tutupnya.
Inovatif dan Solutif, Tim Capstone Kembangkan Website Terintegrasi untuk Sekolah Kopi Raisa
FasilkomNews – Jumat (04/07/2025), Pada hari pelaksanaan demo Capstone Project — program kolaboratif lintas prodi Sistem Informasi, Informatika, dan Teknologi Informasi di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember — salah satu tim yang turut berpartisipasi adalah Tim Sekolah Kopi Raisa. Mereka bekerja sama langsung dengan mitra dari Sekolah Kopi Raisa dan berhasil mengembangkan sebuah website yang terintegrasi dengan media sosial sekaligus berfungsi sebagai platform e-commerce.
Neifa Ulil Layli (222410101067), mahasiswa Program Studi Sistem Informasi selaku PM project, menjelaskan bahwa pengembangan website ini dimulai dari proses wawancara langsung dengan pihak mitra. Tim melakukan analisis terhadap kebutuhan dan permasalahan yang ada, kemudian menyusun solusi teknologi yang tepat sasaran.
Produk utama dari tim ini adalah website yang memungkinkan mitra mengunggah konten berita yang secara otomatis terpublikasi di tiga media sekaligus: website, Facebook, dan Instagram Sekolah Kopi Raisa. Fitur ini dinilai sangat membantu karena mitra hanya dikelola oleh satu orang.
“Cukup unggah berita di satu platform, langsung terhubung ke media sosial lainnya. Ini solusi praktis untuk mitra kami yang mengelola semuanya sendiri,” ujar Neifa Ulil.
Selain fitur berita, tim juga mengembangkan sistem e-commerce yang lebih terstruktur. Dimana proses transaksi dilakukan di dalam web e-commerce, namun tetap terhubung dengan WhatsApp sebagai media komunikasi utama. Pendekatan ini dipilih agar sistem baru tetap relevan dan mudah diterima oleh mitra yang telah terbiasa menggunakan WhatsApp dalam operasional sehari-hari.
“Value utama dari produk kami adalah integrasi antara media sosial dan e-commerce, tapi tetap mempertahankan cara kerja mitra yang selama ini bergantung pada WhatsApp. Ini mempermudah alur kerja tanpa memaksa adaptasi besar,” tambahnya.
Dalam proses pengembangan, tantangan utama tim adalah keterlambatan dalam revisi, namun seluruhnya masih bisa diatasi dengan baik. Neifa berharap hasil kerja timnya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mitra, serta menjadi awal dari pengembangan sistem yang lebih baik bagi UMKM binaan.
Sebagai penutup, Neifa turut mengajak mahasiswa lain untuk ikut serta dalam program Capstone. “Capstone ini sangat bermanfaat dan seru. Kita belajar kerja tim, menyusun solusi nyata, dan benar-benar dapat pengalaman langsung dari mitra. Sangat aku rekomendasikan untuk teman-teman,” pungkasnya.
Tim KPRI Fasilkom Kembangkan Website Koperasi Digital
FasilkomNews – Jumat (04/07/2025), Capstone Project Season 5 kembali menjadi ajang unjuk inovasi mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember. Salah satu tim yang terlibat adalah Tim KPRI Fasilkom dengan mitra resmi Fakultas Ilmu Komputer UNEJ. Dalam proyek ini, tim mengembangkan sebuah website koperasi digital yang ditujukan untuk KPRI Fasilkom UNEJ, terinspirasi dari sistem koperasi milik KPRI Universitas Jember.
Fadhila Amalia Fatihah, mahasiswi Program Studi Teknologi Informasi angkatan 2022 dengan NIM 222410102084, mewakili timnya dalam menjelaskan bahwa website yang dikembangkan memiliki fitur company profile dan katalog toko koperasi. Tujuannya adalah mempermudah distribusi informasi serta mendukung transaksi secara digital.
Produk ini memiliki keunggulan pada desain yang menyesuaikan kebutuhan pengguna. Timnya berfokus menciptakan tampilan yang simpel, mudah dipahami, dan informatif. Selain itu, sistem dirancang agar dapat terus dikembangkan mengikuti dinamika dan pertumbuhan koperasi ke depannya.
Selama pengembangan, tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah pengaturan waktu dan menjaga komunikasi antar anggota tim. Perbedaan latar belakang dan cara kerja menjadi kendala awal, namun dapat diatasi dengan diskusi rutin dan pembagian tugas yang merata, sehingga proyek dapat diselesaikan dengan lancar.
Fadhila menyampaikan bahwa program capstone ini memberikan pengalaman yang sangat mirip dengan dunia kerja profesional. “Kita belajar berinteraksi dengan mitra, mengelola proyek secara nyata, dan menyelesaikan tantangan bersama tim,” ungkapnya. Ia juga memberikan semangat bagi mahasiswa lain untuk tidak ragu mencoba dan menikmati proses dalam mengikuti program ini, karena capstone adalah wadah yang sangat baik untuk mempersiapkan diri sebelum terjun ke industri.
Tim CintaKo Hadirkan Sistem Visualisasi Data Bahan Pokok untuk Pemkab Jember
FasilkomNews – Jumat (04/07/2025), Aryanesta Rizki E, mahasiswa Program Studi Informatika dengan NIM 222410103006, menjadi perwakilan dari Tim CintaKo dalam ajang Capstone Project Season 5. Dalam proyek ini, timnya bekerja sama dengan mitra dari Bagian Perekonomian Pemkab Jember.
Produk yang dikembangkan adalah sistem pengelolaan data dengan fitur utama berupa visualisasi data. Sistem tersebut diberi nama CintaKo dan merupakan hasil kerja sama langsung dengan Bagian Perekonomian Pemkab Jember.
Menurut Aryanesta, keunggulan utama dari sistem ini terletak pada kemampuannya menyajikan data dalam bentuk grafik visual. Tidak hanya ditujukan bagi aktor internal mitra, sistem ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat umum melalui transparansi data statistik bahan pokok. Dengan begitu, masyarakat dapat mengakses dan memantau tren harga bahan pokok secara langsung.
Selama proses pengembangan, Aryanesta yang berperan sebagai Project Manager menyebut bahwa tantangan terbesar datang dari pengalaman anggota tim yang belum terbiasa dalam pengembangan web. Sebagai solusi, ia mengambil peran lebih dengan memberikan dukungan dan pelatihan kepada anggota tim agar target pengembangan tetap tercapai.
Menutup wawancara, Aryanesta menyampaikan pesannya bagi mahasiswa lain yang akan mengikuti program Capstone Project di semester berikutnya. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu dalam kerja tim, karena meskipun CP bersifat simulasi, tanggung jawab terhadap sistem yang dikembangkan tetap besar.
Kembangkan Website RSD Balung, Ini Kisah Tim An-Nur dalam Capstone Project Season 5
Jum’at (04/072025), Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Jember menggelar expo produk hasil pengembangan capstone project season 5 pada Jum’at, 04 Juli 2025. Bertempat di ruang kuliah B1-B2, kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30-11.00 WIB itu menghadirkan beragam inovasi produk yang menjadi solusi bagi permasalahan di dunia nyata.
Salah satu inovasi menarik dari acara yang menjadi momen puncak capstone project pada semester ini adalah Website RSD Balung yang dibawakan oleh Tim An-Nur yang dipimpin oleh Defi Nugraheni (TI) sebagai project manager dan tester bersama keempat temannya: Robet Turrahman (TI) sebagai UI UX designer, Ivan Try Wicaksono (TI) sebagai frontend, Mohamad Ardhi Efendi (TI) sebagai system analyst, dan Ahmad Farid Zainudin (TI) sebagai backend. Ada satu fakta menarik dari Tim An-Nur ini, sesuai yang disampaikan Defi dalam wawancara. “Fun fact kita udah kenal dari semester 1, Alhamdulillah bisa 1 project besar bareng lagi sebelum masa-masa skripsi,” ungkapnya.
Produk yang dikembangkan merupakan sebuah website resmi untuk RSD Balung, sebuah rumah sakit daerah di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Website RSD Balung ini dikembangkan untuk mempermudah manajemen informasi dan meningkatkan transparansi pelayanan rumah sakit, dengan harapan masyarakat Jember khususnya di daerah Balung dan sekitarnya dapat mengakses informasi secara cepat dan mudah. Oleh karena itu, website ini dilengkapi dengan Content Management System (CMS) yang bertujuan agar pihak rumah sakit dapat memperbarui informasi RS.
Namun, tentu, dalam prosesnya Tim An-Nur menghadapi tantangan. “Karena proyek ini melibatkan instansi besar seperti rumah sakit, sehingga kami harus beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional. Sebagai mahasiswa, kami dituntut untuk tidak hanya bekerja teknis, tapi juga menjaga etika komunikasi, terutama saat membawa nama FASILKOM dalam ruang lingkup instansi pemerintah,” kata Defi. Kendala lain juga muncul, seperti menjaga kekompakan dan konsistensi motivasi, Tim An-Nur mengatasinya dengan tetap menjaga komunikasi terbuka dan rutin, baik dengan mitra ataupun Dosen Pembimbing Lapangan, dan juga melakukan evaluasi mingguan dalam tim.
Capstone project atau project lainnya pasti membutuhkan komitmen dan konsistensi selama prosesnya. Itulah yang coba disampaikan oleh Tim An-Nur, bahwa jangan sampai hanya bersemangat di awal, tetapi kuat dalam setiap prosesnya karena semua itu akan berdampak pada hasil akhirnya juga akan mempengaruhi citra lembaga yang kita bawa di mata mitra. Selain itu, yang terpenting adalah memiliki jiwa inisiatif tinggi, baik dalam mencari informasi, membangun komunikasi, atau menyelesaikan masalah.
Tak lupa, Tim An-Nur memberikan harapannya terkait capstone project yang akan datang, yaitu “semoga teman-teman yang akan ikut capstone tahun depan bisa merasakan juga serunya berhadapan langsung dengan permasalahan riil, dan menikmati proses belajar yang benar-benar menyiapkan kita ke dunia kerja.”
Recent Comments